Pilar

November 1, 2006

Mbak Sri … Mbak Sri .. Nambah Kerjaan aja

Filed under: Tak Berkategori — noviz @ 8:08 am

Uch … sore ini lagi-lagi ibu ku mengeluh kepadaku tentang kelakuan teman kerjanya sesama guru, yang kebetulan sama-sama seorang Kristen. Sebut saja Mbak Sri, kebetulan dia memang masih agak muda. Aku bahkan sempat diajar matematika oleh nya ketika SMA dulu. Beberapa waktu lalu Mbak Sri ini, ditegur Kepala sekolah gara-gara kesibukan pelayanan gereja yang digelutinya sudah sangat mengganggu pekerjaannya sebagai guru. Setiap kali ijin hanya untuk mengikuti retret, seminar, kebaktian padang atau karena diminta berkhotbah. Sayangnya semua itu dilakukan di jam kerja. Sekali lagi di jam kerja!

Sekarang murid-muridnya sudah semakin terbiasa dengan setumpuk tugas pengganti. Jam pelajaran hanya diganti tumpukan catatan yang harus di salin, atau soal-soal yang harus dikerjakan. Untung aku sudah lulus😛
Sebelumnya, guru Agama Kristen di sekolahku yang dapat embel-embel Ev. di depan namanya, meskipun sebenarnya itu hanya sindiran untuk sikapnya yang semakin tidak profesional sebagai guru. Lebih sibuk dengan pelayanan, makanya cocok dapat title Ev. :))
Tapi ternyata masalahnya tidak berhenti sampai di situ. Entah mengapa sekarang menular ke mbak Sri. Mbak Sri… Mbak Sri … apa sih yang kamu cari?

Karena ada unsur agama, maka persoalan ini menjadi sedikit sensitif.
Dari cerita ibu, aku bisa lihat kepala Sekolah juga agak sulit mengambil sikap. Salah-salah malah bisa cap sentimen, fanatik, anti Kristen, atau apa lah itu.

Terlepasa dari itu semua, yang jelas citra guru Kristen di sekolah tempat ibuku bekerja semakin terpuruk. Meskipun tidak secara terang-terangan tapi tetap terasa suasana yang menjadi kurang nyaman. Guru Kristen menjadi diremehkan dan semakin kurang dihargai keberadaanya. Benar juga kata orang, sebagai satu anggota tubuh, jika salah satu bermasalah, maka yang lain juga akan ikut kena getahnya. Mendengar slentingan dan sindiran tiap hari, siapa juga yang bisa tahan. Beberapa teman sesama guru Kristen, termasuk ibuku sebenarnya juga tidak kurang-kurang menegur. Tapi seperti tidak digubris.

tapi gara-gara Mbak Sri, setiap sore aku jadi dapat tugas tambahan nih. Mendengar keluh-kesah ibu. Tidak mengapa, hitung-hitung untuk terapi stress buat ibu. :))

Mbak Sri … Mbak Sri .. bikin aku tambah kerjaan saja!

Sore ini, apa ya yang bisa aku katakan ke ibuku? Aku hanya bisa bilang ke ibu, jika sempat bertemu dengan mbak Sri… suruh saja dia jadi fulltimer supaya berkatnya juga full. Dan tidak justru menjadi full batu sandungan bagi saudaranya seiman.

Jika dipikir benar tidak ya aku bilang begitu ke ibuku? Ah.. entah lah mungkin karena aku terlalu capek bekerja, hingga aku jadi terlalu capek untuk mendengar. Memang sudah satu minggu ini aku begadang mengerjakan beberapa job yang harus aku segera dilesaikan.

Penulis : Noviz

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: